IKMAL ONLINE RADIO LIVE STREAMING CHANNEL
Berita

Membuat Kerumunan Sendiri, Satgas Covid-19 Pemalang Dinilai Semena-Mena

IKMAL – Pentas Seni (Youth Pemalang), yang bertempat di Lapangan Mulyoharo, Minggu (24/01/2021), Aksi damai tiba-tiba digeruduk Satgas Covid-19 bersama kepolisian Polres Pemalang. Pihak Satgas Covid bersama kepolisian meminta acara tersebut diakhiri, alasannya lantaran takut ada klaster baru.

Hamu Fauzi koordinator pentas seni dari (Youth Pemalang) protes mengapa dibubarkan, kami tidak usah dibubarkan juga nanti setelah usai kita mengerti kok, ucapnya kepada Satgas Covid-19.

” Anda yang malah bikin kerumunan pak” tandas Hamu Fauzi terhadap Mardiyanto (Ketua Satgas Covid-19) , jumlah kami hanya segelintir pak tidak sebanding dengan jumlah kalian, malah justru kalian yang membuat kerumunan disini, bubar pak bubar,” tegasnya.

Kegiatan pentas seni yang agendanya di lakukan di depan Pendopo Kabupaten Pemalang tersebut terpaksa di geser ke lapangan Mulyoharjo karena hujan yang mengguyur dan tidak di perbolehkan oleh pihak kepolisian Kabupaten Pemalang.

Hamu Fauzi yang juga Presidium (Youth Pemalang), Minggu lalu mengatakan, persiapan yang dilakukan dirinya, mengingat adanya Covid -19, kami persiapkan dari mulia peserta pentas seni sampai alat media prokes sudah kami siapkan matang – matang kok, tuturnya.

“Dan kami tidak asal aksi, kenapa sekarang harus dibubarkan hanya karena kerumunan orang, tuturnya lagi, jelas didsini ada kesalahan koordinasi dari pihak intel Polres Pemalang dengan mengira kegiatan pentas seni ini adalah sebuah aksi demonstrasi, dan kita sepakat dalam aksi ini memang bertepatan di hari jadi Pemalang ke 446, sebab ini momen yang tepat sesuai tema aksi (Youth Pemapang) “Perkuat Kreativitas Pemuda Demi Pemalang Yang Merdeka Dari Jajahan Koruptor” hal itu
karena sudah terjadi di Kabupaten Pemalang,” jelasnya.

Dilokasi aksi Lapangan Mulyoharjo, (Youth Pemalang) menyampaikan protes kepada Satgas Covid-19 yang menghimbau dan menghendaki bubar, menurutnya tidak menegakkan keadilan dalam penegakan aturan. Karena pada saat aksinya hanya beberapa orang, dan melalui orasi satu persatu sambil membacakan sajak dan puisi kritik yang ditujukan pada pemerintahan Kabupaten Pemalang.

Setidaknya hanya ada seorang pemuda yaitu Aji Nugroho yang tengah menampilkan puisi perlawanan terhadap korupsi ketika rombongan gugus Covid-19 datang untuk coba membubarkan kegiatan tersebut.

Namun satgas tetap kekeh menginginkan kegiatan tersebut untuk dibubarkan tanpa argumentasi dan alasan yang jelas.

Tentang Penulis

IKMAL.ORG

Membangun masyarakat Pemalang yang cerdas, berkapasitas global serta santun dan berkebudayaan.

Informasi Pendaftaran Anggota via WhatsApp